PERAN GURU AGAMA DALAM PEMBINAAN PENGETAHUAN AGAMA ISLAM BAGI MASYARAKAT DESA PANDAHAN KECAMATAN BATI-BATI KABUPATEN TANAH LAUT
DOI:
https://doi.org/10.47732/adb.v6i2.248Abstract
Abstract: Religious figures or commonly called ulema, ustadz, teachers and so on among the community, a teacher is someone who has extensive religious knowledge. In addition to having a lot of knowledge, a religious figure/teacher also always shows behavior that is in accordance with his knowledge. So that it will always be recognized wherever it is. In this study the authors used a type of narrative research and the research approach used was qualitative research. Data collection techniques used observation, documentation and interview techniques, while data analysis techniques used Miles and Huberman's theory, namely data reduction, data display and data verification.The results of this study confirm that the form of the role of religious teachers in fostering knowledge of Islamic religious education for the people of Pandahan village, Bati-Bati sub-district, Tanah Laut district is the teacher as an educator and teacher, as a guide, as a role model, as a member of the community. The form of fostering the role of religious teachers in fostering knowledge of Islamic religious education for the people of Pandahan village, Bati-Bati sub-district, Tanah Laut district is religious coaching and moral development. While the supporting and inhibiting factors for the role of religious teachers in fostering knowledge of Islamic religious education for the people of Pandahan village, Bati-Bati sub-district, Tanah Laut district, are supporting factors consisting of environmental factors and facility factors. The inhibiting factors consist of self-awareness and time factors. Keywords: Coaching, Society, The Role of Religious Teachers. Abstrak: Tokoh Agama atau biasa disebut ulama, ustadz, guru dan lain sebagainya dikalangan masyarakat guru adalah seseorang yang memiliki keilmuan agama yang luas. Selain memiliki ilmu yang banyak, seorang tokoh agama/guru juga selalu menunjukkan perilaku yang sesuai dengan keilmuannya. Sehingga akan selalu dikenali dimanapun ia berada. Dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian naratif dan pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, dokumentasi dan wawancara, sedangkan teknik analisis data menggunakan teori Miles and Huberman yaitu reduksi data, display data dan verifikasi data. Adapun hasil penelitian ini menegaskan bahwa bentuk peran guru agama dalam pembinaan pengetahuan Pendidikan agama Islam bagi masyarakat desa Pandahan kecamatan Bati-Bati kabupaten Tanah Laut adalah guru sebagai pendidik dan pengajar, sebagai pembimbing, sebagai panutan, sebagai anggota masyarakat. Adapun bentuk pembinaan peran guru agama dalam pembinaan pengetahuan pendidikan agama islam bagi masyarakat desa Pandahan kecamatan Bati-Bati kabupaten Tanah Laut adalah pembinaan keagamaan dan pembinaan akhlak. Sedangkan faktor pendukung dan penghambat peran guru agama dalam pembinaan pengetahuan pendidikan agama islam bagi masyarakat desa Pandahan kecamatan Bati-Bati kabupaten Tanah Laut yaitu faktor pendukung terdiri dari faktor lingkungan dan faktor fasilitas. Adapaun faktor penghambat terdiri dari faktor kesadaran diri dan faktor waktu. Kata Kunci: Masyarakat, Pembinaan, Peran Guru Agama.References
Abdussamad, Zuchri, Metode Penelitian Kualitatif (Makassar: CV. Syakir Media Press, 2021).
Ali, Hery Noer, Ilmu Pendidikan Islam (Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 2002).
Arikunto, Suharsimi, Manajemen Penelitian (Jakarta: Asdi Mahasatya, 2005).
Aziz, Hamka Abdul, Karakter Guru Profesional (Jakarta: Al-Mawardi Prima, 2012).
Drajat, Zakiah, Ilmu Pendidikan Islam (Jakarta: Bumi Aksara, 2008).
Drajat, Zakiah, Metode Khusus Pengajaran Agama Islam (Jakarta: Sinar Grafika Ofset, 2008).
Hamalik, Oemar, Pendidikan Guru Berdasarkan Pendekatan Kompetensi (Jakarta: PT Bumi Aksara, 2004).
Hawi, Akmal, Kapita Selekta Pendidikan Islam (Palembang: IAIN Raden Fatah Press, 2005).
Hawi, Akmal, Kompetensi Guru PAI (Palembang: IAIN Raden Fatah Press, 2005).
Hawi, Akmal, Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam, (Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2014).
Koentjaraningrat, Pengantar Ilmu Antropologi (Jakarta: Rineka Cipta, 2013)
Mulyasa, Enco. Menjadi Guru Profesional Meningkatkan Pembelajaran kreatif dan Menyenangkan (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2008).
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D (Bandung: Alfabeta, 2014).
Sulaiman, Moh. R, Suatu Pengantar Dunia Guru, Menjadi Guru (Bandung: Diponegoro, 2002).
Tafsir, Ahmad, Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan Agama Islam (Bandung: Maestro, 2012).
Ulwan, Abdullah Nashih, Tarbiyatul Aulad Fil Islam, (Pendidikan Anak Dalam Islam) Terjemahan Jamaluddin Mir (Jakarta: Pustaka Amani, 2002).
Usman, Moh Uzer, Menjadi Guru Profesional (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2003).
Zainu, Muhammad Jamiil, Petunjuk Praktis Bagi Para Pendidik Muslim (Solo: Pustaka Istiqomah, 1997).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


