IMPLEMENTASI NILAI-NILAI KETELADANAN RASULULLAH SAW. PADA PESERTA DIDIK DI SDN 4 BANJARBARU
DOI:
https://doi.org/10.47732/darris.v3i2.419Abstrak
Abstract: The implementation of the Prophet's exemplary values for students at SDN 4 Banjarbaru is going well. Students use the teacher as an example of the teacher's good words, actions and attitudes. So that students can apply the example they have seen from a teacher. The exemplary implementation activities carried out in schools through 5 character activities include religious character activities, noble moral character activities, environmental love character activities, nationalist character activities, and entrepreneurial character activities. The process of implementing the Prophet's exemplary values through the 5 character activities is socialization, then continuous habituation, and finally monitoring and supervision.Supporting and Inhibiting Factors for the Implementation of the Prophet's Exemplary Values among Students at SDN 4 Banjarbaru, namely Supporting Factors consisting of: Teacher factors, both in terms of experience, personality and educational background. So that you can broaden your knowledge and become a good role model for students. Parental factors, parenting patterns are an important foundation in the development of students' character, and there is a need for good cooperation between parents and the school in implementing the values of the Prophet's example in students. The inhibiting factors include: Student factors, in terms of the students' own background. Environmental factors, an environment that is less conducive can hinder the implementation of exemplary practices. Keywords: Integrity and Rasulullah SAW, Values. Abstrak: Implementasi nilai-nilai keteladanan Rasulullah pada peserta didik di SDN 4 Banjarbaru berjalan dengan baik. Peserta didik menjadikan guru sebagai contoh teladan dari perkataan, perbuatan, dan sikap yang baik sang guru. Sehingga peserta didik dapat menerapkan keteladanan yang telah dilihatnya dari seorang guru. Adapun kegiatan implementasi keteladanan yang dilaksanakan di sekolah melalui kegiatan 5 karakter meliputi kegiatan karakter religius, kegiatan karakter akhlak mulia, kegiatan karakter cinta lingkungan, kegiatan karakter nasionalis, dan kegiatan karakter kewirausahaan. Proses implementasi nilai-nilai keteladanan Rasulullah melalui kegiatan 5 karakter tersebut adalah sosialisasi, kemudian pembiasaan terus-menerus, dan yang terakhir pemantauan dan pengawasan.Faktor Pendukung dan Penghambat Implementasi Nilai- nilai Keteladanan Rasulullah pada Peserta Didik di SDN4 Banjarbaru yakni Faktor pendukung terdiri dari : Faktor guru, baik dari segi pengalaman, kepribadian, dan latar belakang pendidikan. Sehingga dapat menambah wawasan serta menjadi teladan yang baik untuk peserta didik. Faktor orang tua, pola asuh orang tua menjadi landasan penting dalam perkembangan karakter peserta didik, serta perlu adanya kerjasama yang baik antara orang tua dan pihak sekolah dalam meimplementasikan nilai-nilai keteladanan Rasulullah pada peserta didik. Faktor penghambat meliputi: Faktor peserta didik, dari segi latar belakang peserta didik itu sendiri. Faktor lingkungan, lingkungan kurang kondusif dapat menghambat implementasi keteladanan. Kata kunci: Ketedalanan Rasulullah SAW, Nilai.Referensi
Achadi Endang L, Gizi dan Kesehatan Masyarakat, Jakarta: PT Grapindo Persada 2014.
Ali Lukman, Kamus Lengkap Bahasa Indonesia, Surabaya: Apollo, 2007
Arief Armai, Pengantar Ilmu dan Metodologi Pendidikan Islam, Jakarta: Ciputra Pres, 2002.
Azwar, Sikap Manusia Teori dan Pengaruhnya . Edisi 2, Yogyakarta: Pustaka Pelajaran, 2005.
Badudu dan Sutan Mohammad Zain, Efektifitas Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, 2010.
Budiarto, E, Metode Penelitian Kedokteran Sebuah Pengantar.Jakarta : EGC, 2003
Burhan, Bungin, Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: Raja Grapindo 2001.
Departemen Kesehatan RI, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Indonesia , Jakarta, 2015.
Departemen Pendidikan Nasional, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, 2008, Edisi Ke IV.
Fathoni, Abdurrahman, Metodologi Penelitian dan Teknik Penyusunan Skripsi, Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2006.
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Direktorat Jendral Kesehatan Masyarakat, Buku Saku Pemantauan Status Gizi, 2017.
Kementrian kesehatan RI, pedoman pembinaa perilaku hidup bersih dan sehat, Jakarta, 2011.
Kholid, A, Promosi Kesehatan. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2011.
Lestari Rusilanti, Dkk, Gizi Dan Keseahatan Anak Praskolah. Bandung: Remaja Rosda karya: 2015.
Machfoedz, Pendidikan Kesehatan Bagian Dari Promosi Kesehatan, Yogyakarta: Fitramaya, 2007.
Mahfud Sahlan, Nuansa Fiqih Sosial, Yogyakarta: LKIS, 2003.
Margono, Metodologi Penelitian Pendidikan, Jakarta: Rineka Cipta, 2005.
Martianto Djamaris, Menjadikan UKS Sebagai Upaya Promosi Tumbuh Kembang Anak Didik. Bogor: Gadjah Mada University Press, 2005.
Mubarak. W. I. 2007. Promosi Kesehatan Sebuah Pengantar Proses Belajar – Mengajar dalam Pendidikan, Yogyakarta: Graha Ilmu, 2007.
Muhaimin dan Abdul Mujib, Pemikiran Pendidikan Islam: kajian filosofis dan kerangka dasar operasionalisasinya, Bandung: Trigenda Karya, 1993.
Mulyani, Kebersihan Diri Dan Jenis Kebersihan Diri. Edisi ke 2. Jakarta : Graga ilmu, 2012.
Mulyasa, Menjadi Guru Profesional Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2011.
Notoatmodjo Soekidjo, Metodologi Penelitian Kesehatan, Jakarta: PT Rineka Cipta, 2010.
Notoatmodjo Soekidjo, Promosi Kesehatan Dan Ilmu Prilaku, Jakarta: Rineka Cipta, 2007.
Pramono, dkk. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan. Solo: Wangsa Jatra 2010.
Proverawati, A., & Rahmawati, E, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Yogyakarta: Nuha Medika, 2012.
Purwanto Ngalim, Psikologi Pendidikan, Bandung: PT. Remaja Rosadakarya, 2000.
Putera, Nusa dan Lisnawati, Santi, Penelitian Kualitatif Pendidikan Agama Islam, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2012.
Qodratillah, Meity Taqdir, dkk, Kamus Bahasa Indonesia untuk Pelajar, Jakarta: Balai pustaka 2005.
Salim Peter dan Yenny Salim, Kamus Bahasa Indonesia Kontemporer, Jakarta: Modern English Perss, 2002.
Sardiman, Interaksi Dan Motivasi Belajar Mengajar, Jakarta: pt. raja grafindo persada, 2012.
Sendy, Permasalahan Perilaku Kesehatan Pada Anak. Jakarta: Trans Info Media, 2013.
Slameto, Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya, Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2003.
Soetatmo Djonet, Kesehatan Pribadi, Jakarta: Roya Karya, 1979.
Sukiman, Penelitian Tindakan Kelas Untuk Guru Pembimbing, Yogyakarta: Paramitra, 2001.
Sukmadinata Nana Syaodih, Landasan Psikologi Proses Pendidikan, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2009.
Sunita Almatsier, Prinsip Dasar Ilmu Gizi, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama Algensindo 2010.
Suryobroto, Proses Belajar Mengajar di Sekolah, Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2009, Cet. II
Suwardi, “cara belajar efektif dan efisien”, Vol. 4, No. 1, Agustus, 2015.
Syah M, Psikologi Belajar, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2012.
Undang-Undang No. 20 tahun 2003, Tentang Sistem Pendidikan Nasional Bandung: Citra Umbara 2003.
Wahab, Tujuan Penerapan Program, Jakarta: Bulan Bintang, 2008.
Wiarto Giri, Budidaya Hidup Sehat, Sukabumi: Gosyeng Publishing, 2013.
Yayuk Farida, Pengantar Pangan dan Gizi. Jakarta: Penebar Swadaya , 2004.
Zaviera, Gizi dan Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Kata Hati, 2008.
Zuhairini, Filsafat Pendidikan Islam, Jakarta: Bumi Aksara, 1991.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).

