MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA BERBASIS KOMPETENSI KERJA
DOI:
https://doi.org/10.47732/alfalahjikk.v18i1.82Abstrak
Human resources is a central and important sector within the framework of the attainment of objectives in an organization or company, because of the existence of ability skill of workers and the quality of human resources can drive the organizations or companies with good and right. Many human resources management roles in fostering good performance like the competency work. In addition, it should be noted the factors that affect human resources because it will disrupt the stability of work. Therefore it needs to be a way to resolve the matter by increasing expectations and identify obstacles. Keywords: management, human resources, work.Referensi
Horton, Sylvia, (2000) "Competency Management in the British civil service", International Journal of Public Sector Management , Vol. 13 Issue: 4.
Kreitner, Robert dan Angelo Kinicki, Prilaku Organisasi 2, Jakarta: Salemba, 2005.
Rivai, Veithzal & Ella Jauvani Sagala, Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan. Jakarta: Rajawali Press, 2009.
Zwell, Michael, Creating a Culture of Competence. New York: John Wiley, 2000.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).



