-
DOI:
https://doi.org/10.47732/darris.v9i1.1187Kata Kunci:
Hasan Langgulung, Knowledge Integration, Madrasah Ibtidaiyah Natural Potential, PGMI Curriculum, Teacher.Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemikiran Hasan Langgulung tentang pendidikan Islam serta relevansinya terhadap pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Hasan Langgulung merupakan salah satu tokoh pendidikan Islam modern yang menekankan pentingnya pengembangan seluruh potensi manusia secara integral, meliputi aspek spiritual, intelektual, moral, dan sosial. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui kajian terhadap karya-karya Hasan Langgulung dan literatur pendidikan Islam lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pendidikan Islam menurut Hasan Langgulung berorientasi pada pembentukan insan saleh dan masyarakat saleh melalui proses pendidikan yang menanamkan ilmu pengetahuan, nilai, serta pembiasaan akhlak. Pemikiran tersebut relevan dengan pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah karena menekankan pendidikan karakter, integrasi ilmu dan agama, keteladanan guru, serta pengembangan potensi peserta didik secara holistik. Dengan demikian, pemikiran Hasan Langgulung dapat dijadikan landasan dalam pengembangan pendidikan guru Madrasah Ibtidaiyah di era modern.Kata Kunci: Hasan Langgulung, Pendidikan Islam, PGMI, Guru Madrasah Ibtidaiyah, Pendidikan Karakter.Referensi
Al-Syaibany, Omar Mohammad Al-Toumy, Falsafah Pendidikan Islam. Diterjemahkan oleh Hasan Langgulung, Jakarta: Bulan Bintang, 1979.
Arifin, H.M, Ilmu Pendidikan Islam: Tinjauan Teoritis dan Praktis Berdasarkan Pendekatan Interdisipliner, Jakarta: Bumi Aksara, 2003.
Assegaf, Abd. Rachman, Aliran Pemikiran Pendidikan Islam: Hadharah Keilmuan Tokoh Klasik Sampai Modern, Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2013.
Filasofa, Lilif Mualifatul Khorida, “Kajian Tokoh Islam Klasik Pertengahan: Pemikiran Al-Ghazali Tentang Pendidikan Anak”, EDUSOSHUM Journal of Islamic Education and Social Humanities 1 (2), Agustus 2021.
Hanifa, Azzahra Sabrina, Baidi, “Pendidikan Keluarga sebagai pilar Peradaban Islam: Menelisik relevansi Pemikiran Hasan Langgulung dalam konteks Global”, Jurnal pendidikan Tabusai 9 (2) 2025.
Imamah, Mumtazul dan Muhammad Arif Syihabuddin, “Perkembangan Sistem Pendidikan Islam menurut Hasan Langgulung”, Pediaqu: Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 5 (2) April 2026.
Irawan, Rudy, Ruswanrto, “Metode Pendidikan Islam Perspektif Pemikiran Hasan Langgulung”, Jurnal inovasi Penelitian dan Pembelajaran, 4 (3) Agustus 2024.
Langgulung, Hasan, Beberapa Pemikiran Tentang Pendidikan Islam, Bandung: Al Ma'arif, 1980.
Langgulung, Hasan, Pendidikan dan Peradaban Islam: Suatu Analisa Sosio-Psikologi, Jakarta: Pustaka Al-Husna, 1985.
Langgulung, Hasan, Teori-Teori Kesehatan Mental, Jakarta: Pustaka Al-Husna, 1986.
Langgulung, Hasan, Pendidikan Islam dalam Abad ke 21, Jakarta: Pustaka Al-Husna, 1988.
Langgulung, Hasan, Asas-Asas Pendidikan Islam, Jakarta: Pustaka Al-Husna, 1988.
Langgulung, Hasan, Manusia dan Pendidikan: Suatu Analisa Psikologi, Filsafat dan Pendidikan, Jakarta: Pustaka Al-Husna, 1989.
Langgulung, Hasan, Kreativitas dan Pendidikan Islam, Jakarta: Pustaka Al-Husna, 1991.
Majid, Abdul, Pembelajaran Tematik Terpadu, Bandung: Remaja Rosdakarya. (Rujukan untuk Kurikulum Integratif Tingkat Dasar/MI), 2014.
Moleong, Lexy J, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2018.
Mujib, Abdul, & Mudzakar, Jusuf, Nuansa-Nuansa Psikologi Islam, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2002.
Rukajat, Ajat, Pendekatan Penelitian Kualitatif (Qualitative Research Approach), Yogyakarta: Deepublish, 2018.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. (Rujukan Hukum Standar Kompetensi Pendidik)
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Nurul Qomariah, Rahmi Rabiaty

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).

